Trend aplikasi messenger memang sudah mewabah ke berbagai lapisan masyarakat Indonesia. Fenomena ini terjadi tak lain tak bukan karena adanya aplikasi messenger yang menawarkan chatting dan call gratis. Hanya menggunakan kuota internet saja.

Apalagi, ada banyak fitur yang semakin memanjakan pengguna untuk berkomunikasi dengan teman. Salah satunya adalah Kakao Talk.

KakaoTalk adalah aplikasi messenger asal Korea yang diciptakan pada tanggal 18 Maret 2010 silam. Aplikasi ini menawarkan layanan chatting, call secara gratis. Ada juga fitur berbagi media dan file, dan grup chatting.

Kakao Talk awalnya bermula dari dua orang bernama JB Lee dan Brian Kim bertemu, dimana mereka mendirikan IWILAB pada 2006 untuk mengerjakan proyek web 2.0 meski kurang begitu sukses, akhirnya mereka fokus pada aplikasi mobile yang pada waktu itu smartphone pertama mulai diperkenalkan di Korea pada 2009.

Pada akhirnya mereka berhasil membuat suatu tim yang  mampu membuat Kakao talk besar seperti sekarang ini.

Ide tentang membangun aplikasi smartphone kelas dunia belum dapat diterima oleh tim lain yang mengakibatkan timnya terpercah menjadi dua yakni antara membangun produk untuk PC dan mobile, dan setelah melalui banyak diskusi, Brian dan JB memutuskan untuk bergerak di bidang mobile.

JB yakin bahwa pengambilan keputusan ini adalah momen yang sangat penting bagi perusahaan meski tidak semua orang menyukai keputusan tersebut.

Meski keputusan di bidang mobile sudah bulat, namun tim tersebut masih bingung dengan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Idepun mulai bermunculan yang pada akhirnya tim tersebut dibuat menjadi tiga tim yang akan membuat proyek masing-masing. Dari tim tersebut lahirlah ide tentang Kakao Talk.

6 bulan setelah meluncur, pada bulan September 2010 Kakao Talk sudah berhasil meraih satu juta pengguna.

Lalu, tiga bulan setelahnya, atau tepatnya pada Desember 2010 Kakao Talk berhasil mencapai angka lima juta pengguna.

Pada tahun 2014 aplikasi ini digunakan lebih dari 100 juta pengguna di seluruh dunia, dan secara agresif memperluas jangkauannya di Vietnam  dan Indonesia.

Sirgoo Lee, seorang reporter dan pengacara serta memiliki pengalaman bekerja di IBM dan NHN bergabung dengan Kakao Corp sebagai co-CEO.

Akhir-akhir ini Kakao Corp telah mengakuisisi empat startup untuk merebut bakat para anggota timnya, demi memperluas skala bisnis mereka di seluruh dunia.

Pada Januari 2011, Kakao Corp menerima pendanaan dari pihak eksternal sebesar USD 5 juta dari 13 orang paling berpengaruh dalam dunia teknologi Korea, termasuk di dalamnya pendiri Nexon, Hangame, dan NC Soft.

Kakao kemudian meraih USD 20 juta dari DCM , Cyberagent Ventures, dan Maverick Ventures. Pendanaan terakhirnya datang dari Tencent dan WeMade, yang jika ditotal telah menginvestasikan lebih dari USD 80 juta, dengan Tencent yang juga telah memiliki kursi dalam jajaran dewan direksi.

Pada awalnya KakaoTalk hanya tersedi untuk platform Android dan IOS tetapi setelah melalui perkembangan dari programmer dan developer akhirnya pada 11 Agustus 2011 tersedia untuk platform Blackberry.

Pada 28 Juli 2011, hanya 16 bulan setelah diluncurkan, KakaoTalk telah memiliki total 20 juta pengguna, dengan perkiraan 16 juta hingga 17 juta orang menggunakan aplikasi ini setiap harinya.

6 bulan kemudian, tepatnya pada Januari 2012, KakaoTalk telah memiliki total 30 juta pengguna, dengan 1 milyar pesan dikirimkan setiap harinya.

Itulah bagaimana perkembangan Kakao Talk dari dulu hingga sekarang. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment